• Mei 16, 2024

Turut Investasi di IKN, Intip Gurita Bisnis Sukanto Tanoto

Nama Sukanto Tanoto mencuat baru-baru ini ini, sebagai salah satu pemberi modal konglomerat yang investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun ini. Walaupun tidak tergabung dalam Konsorsium Nusantara, klasifikasi usaha milik Sukanto, serta Grup Wings, dan Grup Djarum, akan mulai mengucurkan investasinya tahun ini.

“Pasti mereka pasti masuk, termasuk Sukanto Tanoto. Tahun ini, yang aku bisa laporan tahun ini,” kata Menteri Investasi/Kepala slot77 gacor Badan Koodinasi Penanaman Dia (BKPM) Bahil Lahadalia dikala dijumpai di kantornya, Jakarta, dikutip Senin (13/5/2024).

Bahlil mengatakan, pemberi modal dalam negeri itu memang dikala ini tidak tergabung ke dalam Konsorsium Nusantara, meskipun mereka tak jarang terlibat dalam pembahasan investasi di IKN. Lantas pun kembali menekankan bahwa grup-grup itu semenjak awal tidak masuk daftar Konsorsium Nusantara yang terdiri dari 10 perusahaan.

Sebagai kabar, Konsorsium Nusantara terdiri dsru 10 pemberi modal yang dipimpin oleh Agung Sedayu Group. Perusahaan milik Sugianto Kusuma alias Aguan itu berkongsi dengan Salim Group, Sinarmas, Pulauintan, Adaro Group, Barito Pacific, Mulia Group, Astra Group, Kawan Lama Group, dan Alfamart group.

Dia siapakah Sukanto Tanoto? Lantas ialah konglomerat pemimpin klasifikasi bisnis Royal Golden Eagle International (RGEI) yang dulu diketahui sebagai Raja Garuda Mas yang berbasis di Singapura.

Sukanto dikala ini berada peringkat ke-13 orang terkaya Indonesia versi Forbes. Kekayaannya dikala ini tercatat sebesar US$ 3,2 miliar atau Rp51,34 triliun.

Asetnya tercatat tersebar sampai ke China. Pada awal tahun ini, perusahaan properti milik konglomerat Sukanto Tanoto, Pacific Eagle Real Estate telah membeli sebuah hotel mewah di Shanghai, China dari pengembang Dalian Wanda Group.

Forbes, website real estat Mingtiandi melaporkan bahwa Pacific Eagle bisa membayar sebanyak 1,7 miliar yuan atau sekitar Rp3,7 triliun untuk Wanda Reign on the Bund, sebuah hotel mewah dengan 193 kamar di distrik tepi laut Bund yang bersejarah di Shanghai.