• Maret 11, 2024

Harga Beras Premium Resmi Naik Awal Ramadan, Jadi Segini

Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) tingkatkan harga eceran tertinggi (HET) beras premium sebesar Rp1.000 per kilogram menjadi 10 Maret hingga 23 Maret 2024. Kenaikan HET beras premium ini berlaku di delapan (8) wilayah Indonesia.

“Relaksasi HET beras premium ini berlaku saat selama 2 minggu, menjadi besok (10/3) hingga 23 Maret. Setelah tanggal itu, harga beras premium ulang ikuti HET cocok Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 7 Tahun 2023,” ujar Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dikutip, Senin (11/3/2024).

Wilayah Jawa, Lampung, judi bola resmi dan Sumatra Selatan: HET beras premium jadi Rp 14.900 per kg dari HET sebelumnya di Rp 13.900 per kg.
Wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung: HET beras premium diberlakukan Rp 15.400 per kg dari HET sebelumnya Rp 14.400 per kg.
Wilayah Bali dan Nusa Tenggara: HET beras premium di Rp 15.400 per kg dari HET sebelumnya Rp 14.400 per kg. Ini termasuk berlaku mirip di wilayah Nusa Tenggara Timur dengan relaksasi HET beras premium Rp 15.400 per kg dari HET sebelumnya Rp 14.400 per kg.
Wilayah Sulawesi: HET beras premium jadi Rp 14.900 per kg dari HET sebelumnya Rp 13.900 per kg.
Wilayah Kalimantan: HET beras premium jadi Rp 15.400 per kg dari HET sebelumnya Rp 14.400 per kg.
Wilayah Maluku: HET beras premium jadi Rp 15.800 per kg daripada HET sebelumnya Rp 14.800 per kg. Relaksasi HET beras premium untuk wilayah Papua termasuk persis mirip dengan wilayah Maluku.
Arief menyebut, kenaikan HET beras premium di awal Ramadan ini melindungi stabilitas pasokan dan harga beras premium di tingkat konsumen. Mengingat, ada proyeksi permintaan bakal beras selama Ramadan berlangsung.

“Tentunya sesudah kami menyimak suasana ketersediaan, pasokan, dan harga beras premium di pasar tradisional maupun retail modern, jadi wajib ada suatu upaya sehingga konsisten bisa melindungi stabilitas pasokan dan harga beras premium di tingkat konsumen lewat relaksasi HET beras premium,” terang Arief.

Pelaku Usaha

Adapun pemberlakuan relaksasi HET beras premium ini disampaikan lewat surat Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 102/TS.02.02/K/3/2024 tanggal 8 Maret 2024 kepada para asosiasi pelaku usaha pangan.

Antara lain Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo), Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI), dan para pemasok/supplier beras, dan juga Ketua Satgas Pangan Polri dan Kepala Baintelkam Polri.