• Mei 11, 2024

Bukan di Arab, Ini Lampu Lalu Lintas Khusus Unta Pertama di Dunia

Tahukah Anda bahwa di suatu daerah yang jauh dari bayangan oase Arab, terdapat sebuah fenomena yang demikian itu unik dan menarik? Di tengah padang pasir Kumtag, China, terdapat sebuah jalan yang menjadi sentra perhatian dunia dengan keberadaan lampu lalu lintas yang tidak umum. Bukan seperti lampu lalu lintas pada lazimnya, lampu-lampu ini tidak mengontrol kendaraan beroda empat atau pejalan kaki, melainkan unta! Ya, Anda tidak salah dengar, unta menjadi subjek utama dari lampu lalu lintas yang satu-satunya dan pertama di dunia ini.

Kenapa sebuah jalan di tengah gurun memerlukan lampu lalu lintas untuk unta? Pertanyaan ini tentu menjadi misteri tersendiri yang mengundang rasa penasaran. Apakah ada kisah menarik di balik ketidakhadiran lampu-lampu unta spaceman slot pragmatic ini? Apakah ada popularitas unik dalam pariwisata yang terjadi di lokasi hal yang demikian? Jawabannya mungkin tersembunyi di balik fakta bahwa daerah ini telah menjadi sorotan media dan magnet bagi ribuan wisatawan tiap tahunnya.

Dari perbincangan tentang lampu lalu lintas unta sampai potret hidup para penggembala yang menciptakan unta sebagai sumber penghidupan, tiap terperinci mungkin mengandung cerita yang menarik. Mungkin ada kisah-kisah inspiratif di balik upaya pemeliharaan dan inovasi dalam industri pariwisata unta ini. Mari kita selami lebih dalam dan peroleh apa yang membikin jalan dan lampu lalu lintas unta ini demikian itu istimewa, jauh dari apa yang mungkin kita bayangkan di negara Arab yang tenar dengan padang pasirnya.

Untuk kisah lengkapnya, berikut ini telah rangkum dari bermacam sumber informasi lengkapnya, pada Sabtu (11/5).

Di tengah padang pasir yang tandus, daerah yang terakhir Anda harapkan menemukan lampu lalu lintas yang berfungsi yakni di Gurun Kumtag, Provinsi Gansu, China. Tapi, keunikan ini bisa Anda saksikan di Taman Alam Mingsha Mountain dan Crescent Lake, di mana lampu lalu lintas untuk unta menjadi konsentrasi perhatian.

Pada bulan Mei tiap tahunnya, ribuan orang membanjiri daerah tamasya alam ini, terlebih untuk merasakan naik unta. Pada tahun 2023, sekitar 2.400 unta tersedia untuk naik, dengan puluhan ribu wisatawan tiap hari di lokasi Mingsha Mountain dan Crescent Spring saja. Tapi, hal ini juga memunculkan masalah kemacetan lalu lintas yang serius.

Menghadapi tantangan ini, otoritas lokal menciptakan solusi yang cerdas dengan memasang lampu lalu lintas khusus untuk unta. Lampu merah menandakan unta mesti stop untuk memberi jalan kepada pejalan kaki, sementara lampu hijau membiarkan unta untuk melanjutkan perjalanan. Walaupun terdengar aneh, penerapan lampu lalu lintas ini telah sukses menyelesaikan kemacetan lalu lintas, terlebih saat tamasya awal Mei yang ramai pengunjung.